Labels

Tuesday, December 20, 2011

KISAH BADRUN (part 4)

kecelakaan yang menimpa bokap badrun membuat badrun kalang kabut. harapan untuk hidupnya sendiri yang belom jelas, ditambah lagi dengan kejadian kaya gini membuat badrun semakin sering bertanya kepada Tuhan, 'GOD, what next?'. apalagi selanjutnya Ya Tuhan? kenapa selalu saya yang menjadi tempat murka-Mu? saya juga ingin seperti manusia lain yang bisa hidup bahagia tanpa beban yang begitu besar di pundak ini!, badrun marah, badrun kesal kepada Tuhan-Nya, dia hanya bisa menangis di solatnya, di sebuah mushola kecil di samping ruangan UGD di rumah sakit tempat bokap badrun dirawat. ruangan ini emang jadi tempat favorit badrun kala itu, ukurannya gak lebih dari 5x5 meter, ruangan ini juga gak mempunyai pencahayaan yang bagus, kalo malem hari apalagi, yang ada cuman nyamuk beterbangan kesana kemari.
tapi badrun tetap menyukai tempat ini, di mushola kecil ini, badrun bisa mengungkapkan semua yang dia rasakan. dia bisa menangis dan menumpahkan air matanya yang tertahan di depan keluarga dan teman-temannya. badrun masih seperti itu, dia selalu mau terlihat kuat, dia bukan orang yang lemah tampak dari luar. dia mau menjadi laki-laki yang dapat diandalkan oleh keluarganya, dan dia tau, semakin kesini, perannya sebagai anak laki-laki satu-satunya di keluarganya akan semakin dibutuhkan. itu alesannya, kenapa badrun sama sekali nggak mau terlihat lemah di depan keluarganya, inilah badrun, laki-laki muda yang sudah siap untuk tua mengalahkan umurnya.
waktu terus berlalu, badrun sangat percaya kalo Tuhan selalu bersamanya, Tuhan memberikan kesembuhan bokap badrun, walaupun tidak pulih total. bokap badrun berhasil selamat dari maut, tapi beliau mengalami stroke, dan lumpuh total di bagian kanan tubuhnya, yang memaksanya tidak bisa berjalan, bahkan duduk di kursi roda sekalipun. suatu fakta yang kembali harus diterima badrun.
badrun tetap bersyukur untuk takdir ini, dia berterimakasih kepada Tuhan karena menyelematkan nyawa laki-laki yang sangat dicintainya. mukjizat membuat bokap badrun berhasil lolos dari maut, tapi masalah belom berakhir. berhari-hari bokap badrun dirawat di rumah sakit, dengan penyakit 'mahal' yang diderita, membuat keluarga badrun terkuras sekuras-kurasnya secara finansial. semua orang kayanya uda tau, betapa mahalnya biaya rumah sakit di negeri ini. hasilnya? uda bisa ketebak, rumah, mobil, dan harta benda lainpun 'dikorbankan' untuk kesembuhan bokap badrun. sekali lagi, badrun harus menghadapi ini. dan praktis, setelah musibah yang menimpa bokap badrun, mesin uang pun secara otomatis berpindah tangan. badrun sudah siap untuk menjadi mesin itu, mesin pengganti yang harus 'sudah panas' sebelum waktunya. demi masa depan keluarganya, badrun terlalu siap untuk itu.

Monday, December 19, 2011

TERBAIK DAN TERBURUK

kehidupan itu layaknya dua sisi mata uang, ada atas ada bawah, ada depan ada belakang, ada baik dan juga ada buruk. semua serba berbeda satu dengan yang lainnya, bahkan sangat bertolak belakang. kenapa seperti ini? pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat mudah dijawab, jawabannya adalah ya beginilah hidup. kehidupan itu memaksa manusianya hidup dengan pilihan. pilihan adalah suatu hal yang mutlak dan tidak bisa dihindari. menurut buku yang gw baca di atas pohon jambu, manusia yang tidak bisa memilih diantara pilihan-pilihan itu adalah termasuk manusia yang merugi.
janganlah takut dengan keadaan yang memaksa lo harus memilih, kedewasaan lo akan terlihat di bagaimana cara lo memilih sesuatu dalam hidup, bagaimana cara lo memutuskan memilih satu dan meninggalkan yang lain, dan bagaimana cara lo untuk berkomitmen dengan apa yang uda jadi pilihan lo itu. pilihlah apa yang menurut lo baik, dan tinggalkanlah apa yang menurut lo buruk. terdengar simpel si emang, cuman milih antara baik dan buruk, saking simpelnya, dua pilihan ini sering kali membuat orang-orang stres dalam hidupnya. apa yang menurut lo baik, emang seharusnya yang menjadi pilihan lo, tapi kadang dalam hidup, sesuatu yang baik bisa seakan-akan jadi buruk, dan sesuatu yang buruk dengan hebatnya bisa terlihat menjadi baik.
dalam menjalin sebuah hubungan, pilihan juga menjadi sesuatu yang kadang membuat lo pengen nyebur ke kolam lumpur dan gak keluar lagi. siapa yang lo pilih antara si kaya atau miskin? siapa yang lo pilih antara si ganteng atau si biasa aja? siapa yang lo pilih antara si anak band atau si penyiar radio? siapa yang lo pilih antara pengusaha atau pemimpi? suatu hal yang harus lo tau adalah hidup itu mewajibkan lo untuk memilih, semua gak akan bisa berjalan sesuai keinginan lo tanpa mengorbankan yang lain. jangan serakah mengharap semuanya akan lo miliki secara bersamaan. suatu hal yang tidak mungkin untuk mengharapkan hal yang demikian, dan bersiaplah untuk kehilangan semuanya kalo lo gak memberanikan diri lo untuk memilih.
satu kasus yang gw temuin baru-baru ini adalah tentang pilihan seorang wanita tentang masa depannya dan pasangannya. wanita ini memilih untuk meninggalkan pasangannya setelah dia mengetahui semua keburukan si pasangan. satu tahun pasangan ini menjalin hubungan, saling mengenal satu sama lain, dan setelah wanita ini tau 'semua' tentang laki-lakinya, wanita ini memutuskan untuk meninggalkan, karena laki-laki ini menurutnya masuk dalam kategori 'terburuk'. laki-laki ini menurutnya tidak bisa membuatnya bahagia, tidak membuatnya merasa percaya diri kalo ada disampingnya, tidak punya masa depan, dan tidak tidak tidak lainnya. wanita ini memilih untuk mencari laki-laki lain yang menurut dia masuk dalam kategori 'terbaik'.
cerita diatas bikin gw inget lagi sama quote 'wanita itu selalu mencari yang terbaik dalam hidupnya'. bisa lo definisiin quote ini? mencari yang terbaik, oke. kita ulang lagi, mencari yang terbaik, mencari yang terbaik. jadi apakah wanita itu akan selalu mencari yang terbaik dalam hal, mobil yang terbaik? isi dompet yang terbaik? kasta kedudukan yang terbaik? dan juga terbaik-terbaik lainnya?
kalo lo pro dengan si wanita yang meninggalkan si laki-laki setelah tau ke'minus'an si laki-laki, coba lo jawab lagi setelah baca statement gw ini. coba deh lo liat dari sudut pandang si laki-lakinya, menjalin hubungan dengan seorang wanita, hubungan yang awalnya berjalan dengan baik, dan lama kelamaan mulai muncul kerikil-kerikil tajam penghancur hubungan, masa-masa dimana kesabaran pasangan mulai diuji, dan saat keburukan laki-laki mulai terbongkar, masalah-masalah pribadi si laki-laki yang ternyata sangat runyam sekali, membuat si wanita tersebut akhirnya meninggalkan laki-laki itu sendiri di masa-masa tersulit si laki-laki. wanita yang meninggalkan laki-lakinya di keadaan terburuknya, apakah menurut lo ini termasuk wanita yang baik? coba dipikir sekali lagi.

Monday, December 12, 2011

KISAH BADRUN (part 3)

pertengahan tahun 2007, badrun kembali dipertemukan dengan penyakit tersebut. penyakit yang sebenernya uda mulai bisa dia lupain saat pertama kali dia menginjakkan kaki di kota barunya ini. kanker emang kaya jelangkung, dateng nggak dijemput, pulang nggak dianter. dia bisa tiba-tiba aja dateng lagi dan ngerusak semua perjuangan badrun untuk ngelupain 6 huruf laknat itu.
hampir 2 minggu badrun 'numpang' nginep di salah satu rumah sakit di kota itu. kembali ke rumah sakit adalah kembali menuju ke tempat yang paling dibenci badrun. sejak vonis itu keluar, badrun emang sangat antipati dengan yang namanya rumah sakit. kalo nggak karena terpaksa banget, haram hukumnya buat pergi kesana, bahkan buat dia mungkin lebih haram dari makan daging anj*ng. kembali ke rumah sakit, adalah kembali dengan ingatan akan semua yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. saat badrun tervonis, saat badrun dinyatakan menjadi manusia pesakitan, menjadi manusia yang umurnya bisa diitung oleh medis. itu yang buat badrun benci dengan tim medis, badrun sangat percaya kalo maut itu di tangan Tuhan, dan dia memaksa dirinya untuk nggak percaya dengan 'prediksi' medis dan vonis kanker yang ada di tubuhnya.
badrun selalu begitu, dia selalu berusaha untuk menganggap kanker itu sebagai penyakit yang biasa-biasa aja, gak lebih ganas dari influensa.
kanker emang ganas, tapi semangat hidup badrun lebih ganas dari sekedar gumpalan kecil itu, badrun selalu bangkit tiap kali jatoh, tiap kali ia mengingat sebuah obrolan terlarang yang nggak sengaja ia denger antara dokter dan orang tuanya beberapa tahun lalu. badrun selalu berfikir, waktu terus berlalu, dan berjalan sangat cepat, sampe berapa lama tubuhnya masih bisa berbohong ke orang tentang penyakit yang ia derita, semakin lama tubuh badrun akan menunjukkan gejala-gejala tersebut. yang ada di pikiran badrun adalah selalu berusaha untuk hidup seperti orang normal, dan sebisa mungkin meminimalisir orang-orang yang tau tentang rahasia besar ini.
beratnya hidup badrun, ternyata bukan hanya melulu tentang penyakitnya, pertengahan tahun 2008, Tuhan kembali 'mengetes' kwalitas manusia badrun, di tahun tersebut, bokap badrun mengalami kecelakaan beruntun hebat, yang membuat bokap badrun mengalami koma berhari-hari. badrun depresi berat, tim dokter secara 'baiknya' mengucapkan kata-kata manisnya 'doakan yang terbaik buat bapak, tim dokter akan berusaha semaksimal mungkin, tapi kemungkinannnya 50-50'. sebuah kalimat manis yang seketika mampu menghancurkan badrun kala itu.
bersambung...

Friday, December 9, 2011

M...I...M...P...I

mimpi itu apa si? menurut wikipedia, definisi mimpi itu adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat. teori ribetnya si gitu, simpelnya mimpi itu adalah bunga tidur. enak kali ya kalo tidur selalu berbunga-bunga gitu, tapi sayangnya nggak semua bunga dalam mimpi itu adalah bunga yang baik.
pernah nggak si dalam waktu yang hampir bersamaan, orang-orang terdekat lo tiba-tiba mimpiin lo yang nggak-nggak? 'nggak-nggak' yang gw maksud adalah yang berbau negatif dan menyeramkan. sebelum lanjut, gw mo nanya satu hal, apakah lo termasuk orang yang percaya dengan mimpi? atau apa lo juga termasuk orang yang percaya takhayul seputar mimpi?
gw pribadipun sebenernya nggak begitu percaya dengan takhayul mimpi. yang katanya kalo mimpinya ini artinya itu, kalo mimpinya itu artinya ada yang kenapa-kenapa, atau apalah takhayul-takhayul lainnya. tapi yang gw sangat percaya adalah, mimpi itu pemberian private dari Tuhan, itu artinya ada maksud dari Tuhan mengapa Dia memberikan mimpi tersebut. itu si yang ada di pikiran gw sekarang, lo juga mungkin akan merasakan hal yang sama kalo lo juga pernah mengalaminya. sebulan ini beberapa orang temen gw 'dianugerahkan' mimpi yang ada gw nya di dalemnya. temen SMA gw mimpi gw yang serem banget katanya, dan sampe sekarang dia blom mau cerita ma gw apa isi mimpinya, dan baru-baru ini, temen kantor gw cerita kalo dia semalem mimpiin gw, ceritanya gw lagi nyelametin korban bencana gitu, dan disitu gw dan dia berlumuran darah. hehe denger mimpi kaya gitu harusnya sedih apa seneng ya?
terlepas dari itu, kaya yang gw bilang di awal tadi, gw selalu percaya kalo mimpi itu pasti ada maksudnya, dan sebagai manusia yang tidak tahu apa-apa tentang maksud Tuhan memberikan mimpi itu, mari kita selalu berpikir positif tentang mimpi, dan berharap semoga mimpi akan tetap menjadi bunga dalam tidur.

Wednesday, December 7, 2011

MENGEMIS PERHATIAN

percayalah teman, jika seseorang benar-benar cinta sama lo, dia nggak akan membiarkan lo untuk mengemis perhatian. cinta itu sayang, sayang itu peduli, peduli itu perhatian, dan perhatian itu cuman ke satu orang, bukan ke banyak orang. jangan terlalu cepet ngomong sayang atau cinta ke seseorang kalo lo nya sendiri blom siap untuk itu, mungkin buat lo itu simpel, hanya sebuah omongan yang sangat mudah diucapkan. tapi sadar nggak si, buat sebagian orang, itu rasanya luar biasa, saat lo sekedar mengucapkan 'aku sayang kamu', itu berarti hebat buat seseorang yang emang bener-bener cinta sama lo. bersikaplah bijaksana, exclusivekanlah kata-kata sakral dalam sebuah hubungan itu, jangan lo sumbar ke beberapa orang. rasanya adalah anj*ng saat lo harus menerima kalo kata-kata manis dari orang yang lo cinta, ternyata juga dengan gampangnya diucapkan ke orang lain.
ada dua manusia yang paling jahat di dunia ini, yang satu adalah mereka yang nggak punya hati, yang satu adalah mereka yang nggak punya otak. jangan sampe lo masuk ke kategori dua-duanya, kategori manusia yang nggak punya hati dan nggak punya otak. kalo lo cinta sama orang, lo gak bakal ninggalin orang itu, sekeras mungkin lo akan berusaha untuk selalu bersama dia, dan mengesampingkan yang lain. apalagi saat orang yang katanya lo cinta itu ada di keadaan terburuk dalam hidupnya. hidup itu bagai roda teman, saat dia diatas, lo dengan senang hati menemaninya setiap saat, tapi saat dia jatuh dalam hidupnya, dengan senang hati juga lo meninggalkannya dan membiarkannya sendiri, begitu?
begitu namanya sayang? begitu namanya cinta? mana omongan lo dulu? buktiin omongan manis lo itu yang dulu dengan gampangnya lo ucapkan! sebelum lo harus siap untuk kehilangan dia, sebenar-benarnya hilang.
teman, if u love someone, show it! waktu itu nggak ada yang tau, jangan sampe lo menjadi manusia yang menyesal seumur hidup karena lo blom sempet menunjukkan itu.

KISAH BADRUN (part 2)

di usia 18 tahun, badrun remaja harus menerima kenyataan pahit bahwa sisa masa hidupnya harus berteman akrab dengan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, yaitu kanker. sekuat tenaga badrun menyederhanakan sebuah kata bernama kanker, hasilnya selalu nihil. tetep aja denger kata itu aja selalu buat bulu kuduknya berdiri, juga bulu-bulu lainnya. badrun remaja depresi berat, dia merasa tubuhnya saat itu sehat-sehat aja, nggak ada sama sekali tanda-tanda bahwa dia mengidap penyakit mengerikan itu. ternyata Tuhan berkehendak lain, gumpalan kecil di paru-paru kanannya tentu membedakannya dengan manusia-manusia lain.
beberapa bulan setelah vonis itu, badrun tidak seperti biasanya. keceriaannya mulai hilang, ia memutuskan untuk mengurangi kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan. badrun adalah seorang pemain basket di sekolahnya kala itu, badrun pun memutuskan untuk tidak lagi bermain basket. dia lebih sering menghabiskan hari-harinya dengan berkumpul dengan sahabat-sahabatnya, yang tentu saja tidak tahu apa yang terjadi padanya. itulah pilihan badrun, badrun memilih untuk tidak memberitahukan penyakit ini ke sahabat terbaiknya sekalipun. dan rahasia tentang penyakitnya ini dengan sukses berhasil 'diamankan' oleh badrun, paling nggak sampe dia lulus SMA.
tahun 2006, badrun lulus SMA, dan badrun akhirnya melanjutkan studinya untuk kuliah di salah satu universitas di pulau Jawa. inilah pilihannya, dia memilih untuk hidup mandiri dan jauh dari orang tua. dia mencari kemandirian, dia juga mencari keberanian untuk hidup sendiri, dan inilah pilihannya. satu-satunya anak laki-laki di keluarganya ini akhirnya meninggalkan ibukota untuk mencari kehidupan baru di selah satu kota di pulau Jawa.
so far so good, badrun cukup bisa menerima kota ini, dan diterima di kota ini. badrun adalah remaja yang mudah bergaul, tidak susah buat badrun untuk mendapatkan teman dalam waktu singkat. pendek kata, di kota ini sepertinya akan menyenangkan buat badrun, dan dia sedikit demi sedikit mulai lupa dengan penyakitnya, setidaknya sebelum kejadian di pertengahan tahun 2007, saat penyakit itu mulai 'menyapanya' kembali.
bersambung...

Tuesday, December 6, 2011

KISAH BADRUN (part 1)

Tuhan emang nggak bakal ngasih cobaan kepada manusia diluar kemampuannya, itulah janji Tuhan. tapi Tuhan tidak menjamin kalo hidup itu akan mudah. hidup ini sulit teman, bahkan lebih sulit daripada soal matematika ujian nasional yang pernah gw hadepin beberapa tahun lalu. sebut saja Badrun, badrun adalah salah satu 'praktisi' yang mengalami situasi seperti ini, dan semoga kisahnya bisa membuat lo tersadar sedikit tentang betapa beratnya hidup.
Badrun adalah seorang remaja berusia 23 tahun, remaja yang pintar, pandai bergaul, dan disukai teman-temannya karena tingkah lakunya yang lucu. secara fisik, tidak ada alesan juga buat dia untuk minder. badrun dianugerahi badan yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, rambut ikal, badan yang cukup atletis, dan muka yang gak jelek-jelek amat. sekilas mirip zumi zola campur didier drogba. status 'idola wanita' juga bisa dialamatkan ke badrun, karena pekerjaan dia adalah pekerjaan yang memungkinkan mendapatkan status tersebut.
tampak luar, kehidupan badrun sepertinya baik-baik saja. kesehariannya juga jauh dari kesan bahwa dia adalah 'praktisi beratnya hidup'. dia selalu melemparkan senyum terbaiknya ke orang-orang yang dia temui. itulah kelebihannya, dia bisa dengan baik memerankan tokoh berkepribadian ganda. tersenyum dalam tangis bukan hal yang sulit dilakukan oleh badrun.
lalu ada apa dengan badrun? apa yang membuat dia bisa dikategorikan 'praktisi beratnya hidup'? apa hebatnya dia?
nggak banyak yang tau, dibalik keceriaan badrun, dia memendam rasa takut yang luar biasa tentang hidup ini. badrun adalah pemimpi kelas kakap, dia banyak memiliki mimpi yang tersembunyi dibalik angan-angannya. mimpi yang dia sendiri sebenarnya nggak yakin bisa terwujud atau nggak. sejatinya, badrun sangat yakin dengan kemampuan dalam dirinya, tapi terkadang 'beratnya' hidup membuat keyakinan itu mulai goyah.
5 tahun yang lalu, badrun divonis mengidap penyakit yang mengerikan. dia divonis mengidap kanker paru-paru stadium 2. coba lo meremin mata lo sebentar, dan bayangin jika lo yang ada di posisi badrun saat itu, di usia badrun saat itu yang baru 18 tahun, usia yang lagi labil-labilnya, usia dimana remaja baru mulai mencari jati diri, badrun udah harus mikul berat beban yang beratnya mungkin ngalahin berat tubuhnya sendiri. belom sampe disitu, bisa lo bayangin, kalo tiba-tiba lo ada di keadaan dimana lo mendengar pembicaraan rahasia antara dokter dan orangtua lo, yang bilang kalo umur lo gak lebih dari sepuluh taun setelah vonis itu!
bisa lo bayangin? bisa lo rasain? bisa lo mikir apa yang terjadi kalo hal itu terjadi pada diri lo sendiri?
badrun menanggungnya sendiri, dia gak mau banyak orang tau tentang penyakitnya ini. dia mau tetep dianggap sebagai orang yang sehat. karena itu, badrun selalu berusaha untuk bersikap biasa aja, kaya orang-orang sehat lainnya. badrun mencoba untuk membangun mindset di kepalanya kalo kanker itu sama aja kaya penyakit-penyakit lainnya, kaya flu, batuk, pusing, dll. kanker sama dengan penyakit lain, bisa sembuh dan tidak mematikan! mindset itulah yang selalu ada di kepala badrun, terus ditanam olehnya, bahkan sampai dengan saat ini, saat usianya uda menginjak 23 tahun. usia dimana mulutnya memang masih bisa berbohong tentang penyakitnya, tapi tubuhnya tidak.
bersambung...